Selasa, 8 Februari 2011
Pontianak. Polda Kalbar telah menurunkan tim supervisi untuk menyelidiki intrik lain di balik kasus dugaan pencurian handphone yang dituduhkan kepada Leziardi, Senin (7/2) kemarin ke Sambas.
Tim ini diketuai AKBP Yusmani selaku pengawas penyidik dari Direskrim Polda Kalbar. Turut serta dalam tim itu tiga anggota Polda masing-masing dari Serse, Intel dan Propam. Kedatangan tim ini atas keluhan elemen gerakan mahasiswa mengatasnamakan solidaritas mahasiswa pembebasan Leziardi (Sampel). Elemen ini menilai Leziardi dijebak dan ada rekayasa.
Kabid Humas Polda, AKBP Drs Suhadi SW MSi menjelaskan, tim ini akan menyelidiki apakah keluhan mahasiswa tersebut benar adanya. Apakah benar ada penyelewengan dari pihak penyidik dalam kasus tersebut. “Kapan selesainya belum diketahui. Namun mereka berupaya penyelidikannya cepat. Sehingga kasusnya mendapatkan titik terang,” katanya.
Dalam melakukan penyelidikan, tim supervisi ini akan menanyakan kepada berbagai pihak. Kemudian mereka akan cross check atas laporan dari Polres maupun mahasiswa.
Menurut Suhadi, tim sepenuhnya bakal tetap profesional dalam bekerja. Jika memang dalam penyelidikan terdapat kekeliruan atau sebaliknya, akan dikemukakan. Begitu sebaliknya. ”Jadi tim bekerja sepenuhnya untuk mengungkap aspirasi mahasiswa saat berunjuk rasa,” kata Suhadi.
Seperti diberitakan, Sampel telah dua berunjuk rasa di Polda Kalbar menuntut pembebasan Leziardi, tersangka kasus dugaan pencurian kartu telepon. Pengunjuk rasa menganggap kasus Leziardi yang juga mantan Sekjen Solmadapar ke-17 tidak lebih sebatas upaya kriminalisasi. Tujuannya, untuk mematahkan gerakan Leziardi dalam menolak ekspansi perusahaan sawit karena telah mencaplok lahan milik warga masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, kata Suhadi, tim juga bakal meminta keterangan pelapor maupun terlapor. Termasuk penyidik kasus Lezi. Atas semua keterangan akan dikonfrontir sehingga dapat ditemukan titik permasalahan. Sebab pihak kepolisian dalam menangani kasus tetap berdasarkan ketentuan hukum. (arm)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "Tim Supervisi Polda Usut Kasus Leziardi"
Post a Comment